Limbah organik merupakan limbah yang dapat diuraikan secara sempurna melalui proses biologi baik aerob maupun anaerob. Contoh limbah organik yang dapat diurai melalui proses biologi dan mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, potongan kayu, daun-daun kering, dan sebagainya. Sedangkan hasil penguraian dari bahan-bahan organik yang telah mengalami pelapukan dan mengandung banyak unsur hara dinamakan kompos.
Mahasiswa universitas bangka belitung (UBB) sebanyak 21 orang melakukan praktik pembuatan pupuk kompos menggunakan limbah organik. Limbah yang digunakan yaitu TKKS (Tandan kosong kelapa sawit), Gedebok pisang dan kotoran sapi. Praktik kegiatan ini melibatkan PT. CAN Namang, Bangka Tengah sebagai mitra Program Studi Agroteknologi dan siswa-siswi MAN Insan Cendikia Bangka tengah sebanyak 12 orang. Praktik ini dilakukan di PT. CAN namang pada sabtu (30/11/2024).
Bahan-bahan yang digunakan dalam praktik ini sepenuhnya difasilitasi oleh PT. CAN Namang, Bangka Tengah. Dalam praktik ini dibagi menjadi 4 kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari 6 mahasiswa dan 3 siswa/i. Bahan-bahan yang digunakan pada setiap kelompok hampir sama, tetapi yang membedakannya yaitu pada penggunaan bioaktivator. kelompok 1 dan 2 menggunakan bioaktivator Stardec, sedangkan untuk kelompok 3 dan 4 menggunakan bioaktivator EM-4.
Langka pertama yang dilakukan yaitu dengan menyiapkan bahan-bahan, mencacah atau memotong gedebok pisang menjadi potongan kecil-kecil. Selanjutnya tahapan pembuatan kompos yaitu TKKS disebar dan diratakan di permukaan tanah hingga membentuk persegi panjang dengan ukuran 2x1 m. Kemudian tambahkan gedebok pisang yang sudah di cacah/dipotong kecil-kecil di atas TKKS secara merata. Setelah itu, tambahkan bioaktivator berupa stardec atau EM-4 di diatas lapisan TKKS dan gedebok pisang tersebut. kemudian yang terakhir tambahkan kotoran sapi secara merata. Prosedur tersebut diulangi sebanyak 5 kali sehingga mendapatkan tumpukan dengan ketinggian minimal 1 m. Selanjutnya, kompos tersebut ditutup menggunakan terpal berukuran besar agar terhindar dari sinar matahari dan hujan. Setelah 1 bulan akan dilakukan pengadukan kemudian ditutup kembali. Pupuk kompos yang telah matang ditandai dengan aroma seperti tanah, kering dan gembur.
Kegiatan praktik ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa UBB dan siswa/i MAN IC dalam memanfaatkan limbah organik sebagai pupuk kompos. melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring kemitraan antara program studi agroteknologi dan PT CAN Namang kedepannya.
