Kampus Terpadu UBB – Mahasiswa Jurusan Agroteknologi sangat beruntung menghadiri undangan kuliah umum yang diadakan oleh Jurusan Agroteknologi FPPB UBB. Pada Jum’at pagi ( 10/11/2021 ), di Balai Besar Peradaban Gedung Rektorat UBB. Kegiatan kuliah umum Jurusan Agroteknologi UBB dibuka oleh ketua Jurusan Agroteknologi FPPB UBB Dr Eries Dyah Mustikarini, S.P., M.Si. Kegiatan ini menghadirkan seorang narasumber bernama Riana Hartati, S.Si. Koordinator Laboratorium Lapangan dan Rumah Kaca ( SEAMEO Biotrop ) dengan moderator Bapak Gigih Ibnu Prayoga, S.P., M.P.. Pada kuliah umum ini Ibu Riana Hartati, S.Si., berbagi ilmu tentang bagaimana cara bertanam dengan sistem Hidroponik menggunakan lahan sempit dan lahan pasca tambang.
Ibu Riana Hartati, S.Si mengatakan terdapat beberapa media tanam yang dapat digunakan yaitu dengan pot/media vertikultur. Hidroponik statis dan dinamis tanpa modal membudidayakan tanaman tanpa menggunakan tanah sama sekali hal yang paling penting dalam menerapkan hidroponik adalah niat.
Akuaponik fokus terhadap ikan sebagai sumber pupuk. Bu Riana juga menjelaskan sekarang Hidroponik telah diterapkan anak SD, petani, masyakat luas, orang berkebutuhan khusus, dan Siswa/siswi SMK. Dimana Hidroponik harus ditempat Green House, Dibawah naungan atap plastik (UV), dibawah naungan atap paranet ( persentase sesuai ), area terbuka ( ketika hujan harus mengganti ait nutrisi ). Kapan dapat menerapkan hidroponik adanya komponen esensial yang dibutuhkan seperti sinar matahari, air, CO2, H2O, cahaya lampu, bibit/benih, nutrisi ( paling penting AB mix ) .
Komponen lain untuk lebih optimal seperti pH meter untuk mengukur derajat keasaman air. Media yang digunakan rockwol memiliki daya serap yang baik. Kekurangannya hanya dapat digunakan 1x pakai menyebabkan iritasi tangan jika tersentu dalam kondisi kering. Nilai hidroponik kesehatan lebih baik, estetika, bisnis kepuasan dan hobi. Kelebihan dalam hidroponik bebas kotor, bebas tanaman penggangu, tidak mengenal musim, hemat sistem pengairan, tenaga dan waktu, hasil lebih fresh, renyah dan tahan lama, dapat diterap dilahan sempit. Kekurangan hiroponik distribusi penyakit lebih mudah sistem 1 aliran air, hambatan lumut, riskan bocor, mayoritas sistem bergantung listrik ( dinamis ). Tanaman yang bisa diterap untuk hidroponik saat ini bisa tanaman berbatang lunak seperti papcoy, seledri, selada, sawi, banyam. Estinasi biaya hidroponik cukup tinggi diawal namun dapat digunakan kegiatan rutin .
Sesi tanya jawab dalam kuliah umum ini mahasiswa atas nama Radikal Hisab mengatakan apakah masih bisa menerapkan hidroponik yang sinar matahari terhalang oleh bangunan dan apakah trik dan tipsnya Narasumber menyapaikan bahwa nutrisi perlu diberikan secara maksimal agar pertumbuhan dapat maksimal dan penambahan cahaya. Ego penanya kedua adalah yang menanyakan tentang pebedaan sistem hidroponik dinamis dan statis. Narasumber menjelaskan berbeda antara dinamis dengan pompa jauh lebih maksimal, sedangkan secara statis tidak maksimal dalam pertumbuhannya sebab kekurangan oksigen. Mahasiswa sangat antusias menerima materi dari narasumber, sampai kegiatan berakhir. Narasumber kegiatan juga berkenan membimbing mahasiswa dalam budidaya tanaman secara hidroponik setelah kegiatan berakhir. Mahasiswa memanfaatkan hal tersebut dengan meminta contact person kepada narasumber. (wahyu)
